ID | EN

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on linkedin

Pelatihan Peneliti Muda

Youth Voices Research (YVR) adalah komponen kualitatif dari program Explore4Action yang merupakan sebuah penelitian longitudinal selama 4 tahun dari 2018-2021. Penelitian dilakukan di tiga titik, yaitu Semarang, Denpasar, dan Bandar Lampung. Penelitian yang dilakukan melibatkan peran serta anak muda di bawah 25 tahun sebagai peneliti muda.

mereka sudah terlibat sejak pelaksanaan penelitian kuantitatif yang merupakan bagian dari Global Early Adolesence Study (GEAS) awal tahun 2018.

Ketika ditanyakan mengapa tertarik untuk terlibat dalam penelitian ini, “penelitian soal seksualitas remaja itu belum banyak dilakukan dan menurutku ini keren”, jawab Lina Agnesia. Meskipun mengalami penolakan dari pihak sekolah, baik karena topik penelitian dan juga usia yang masih muda, namun tidak membuat para peneliti muda ini menyerah dan kehilangan semangat.

Selama 1 minggu pelatihan, enam peneliti muda ini begitu antusias dan bersemangat dalam mempelajari teknik maupun pendekatan dalam pengambilan data yang akan dilakukan.

Persiapan dalam bentuk pelatihan untuk para peneliti muda sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan pengambilan data. Terutama untuk memperkenalkan pendekatan kualitatif dari penelitian yang akan dilaksanakan. Pemberi materi pelatihan adalah Anna Page, Fuji Riang Prastowo, Miranda van Reeuwijk, Nur Jannah, dan Puput Susanto.

Tujuan pelatihan adalah untuk memberikan pengetahuan dan kecakapan bagi enam peneliti muda sehingga dapat menghasilkan penelitian berkualitas tinggi. Melalui pelatihan ini diharapkan para peneliti muda dapat:

  1. Memahami tujuan dari YVR dan keterkaitannya dengan program lain yaitu implementasi modul pendidikan kesehatan seksual komprehensi, SETARA.
  2. Memahami proses, metode, dan teknik penelitian kualitatif
  3. Memahami pendekatan antropologis dan partisipasi yang digunakan di YVR
  4. Mendapatkan kecakapan (skill) dalam pengumpulan data yang mendalam (in-depth), khususnya teknik wawancara dan probing, membangun hubungan yang baik, pertimbangan etik, refleksi, pemikiran kritis dan analitis
  5. Mampu mengembangkan rencana implementasi YVR sesuai dengan lokasinya

Enam peneliti muda yang terlibat berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang pendidikan yang berbeda pula. Putri Septiyaning Rahayu Ariesta, Sosiologi, Surabaya; Riskia Mutia Putri (23), agroteknologi, Lampung; Iwan Abdi Suandana (23), kesehatan masyarakat, Denpasar; Ines Sherly Zahrina (23), analisis kesehatan, Lampung; Lina Agnesia (25), antropologi, Jombang; dan Putri Indah Novitasari (23), kesehatan masyarakat, Semarang.

Pengambilan data tengah berlangsung dan diseminasi hasil penelitian direncanakan pada bulan Maret 2019. Semoga proses penelitian berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil penelitian yang dapat memberikan kontribusi dan rekomendasi terkait isu kesehatan seksual dan reproduksi remaja di Indonesia.

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content