ID | EN

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on linkedin

Call for EoI – Organisasi/Komunitas Orang Muda (Gen G)

Call for Expression of Interest

Organisasi/Komunitas Orang Muda

Proyek Generation G – Rutgers Indonesia

Nama Proyek Generation Gender (Gen-G)
LokasiDKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kota Palu
KategoriKekerasan Berbasis Gender dan Seksual
BahasaBahasa Indonesia
DurasiApril – September 2022 (6 bulan)
Tenggat Waktu  Pendaftaran23 Januari 2022

1. Tentang Rutgers Indonesia 

Rutgers Indonesia (Ruang Temu Generasi Sehat Indonesia) adalah organisasi nirlaba  yang merupakan pusat keahlian dalam bidang pemenuhan hak kesehatan seksual dan  reproduksi (HKSR) dan pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS).  Selama bertahun-tahun, Rutgers Indonesia bekerja untuk meningkatkan kualitas HKSR di  Indonesia bersama dengan mitra kami di berbagai daerah di Indonesia. Rutgers  Indonesia bekerja untuk menjawab berbagai tantangan dan masalah yang dihadapi orang  muda terkait kesehatan dan kesejahteraan seksual dan reproduksi mereka. Hal ini kami  lakukan antara lain melalui pemberdayaan orang muda melalui pendidikan seksualitas  yang komprehensif. Seksualitas tidak selalu tentang seks, tetapi juga terkait dengan  kesehatan, merasa nyaman dengan tubuhnya, serta menghormati hak orang lain.  Komprehensif mengacu pada penyediaan informasi yang akurat dan lengkap serta  membangun keterampilan yang membantu orang muda untuk mengembangkan  pengetahuan dan perilaku mereka sehingga mereka sadar akan kesehatan dan 

perkembangan seksual mereka sendiri, dan menghormati hak orang lain. Pendekatan  Rutgers Indonesia terhadap proyek mencakup penelitian, monitoring dan evaluasi,  advokasi dan manajemen pengetahuan.  

2. Proyek dan Ketentuan Umum 

Untuk mencapai misi diatas, Rutgers Indonesia memiliki beberapa proyek dan mengajak  Anda untuk dapat berkontribusi positif dalam mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan  seksual dan reproduksi serta dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual.  Salah satu proyek yang sedang berjalan saat ini adalah: 

Generation Gender (Gen-G), proyek pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual  yang ingin berkontribusi dalam terwujudnya masyarakat yang adil gender dan bebas dari  kekerasan. Proyek ini dilaksanakan oleh Rutgers Indonesia dengan Koalisi Perempuan  Indonesia dan LBH APIK Jakarta bersama laki-laki dan perempuan muda berusia 16-30  tahun dengan segala keragaman mereka di tiga daerah sasaran yakni DKI Jakarta,  Provinsi Jawa Barat dan Kota Palu. Ada 3 strategi yang digunakan oleh Gen-G yaitu  menggalang dukungan publik, mempengaruhi kebijakan publik dan menguatkan  kapasitas kelompok-kelompok masyarakat sipil.  

Proyek Generation Gender Rutgers Indonesia saat ini sedang mencari mitra-mitra baru di  tahun 2022 dengan kebutuhan spesifik. Proses pencarian ini akan melalui dua tahap,  yakni tahap 1 melalui seleksi Expression of Interest (EoI) dan tahap 2 melalui seleksi proposal. Ketentuan umum mengenai proses ini adalah sebagai berikut: 

1. Bagi Anda yang berminat, diharapkan mengirimkan terlebih dahulu EoI sesuai template yang disediakan sebelum dinyatakan dapat meneruskan kepada tahap berikutnya yaitu seleksi proposal. 

2. Mitra yang dimaksud adalah organisasi/kelompok/jaringan yang memiliki  fokus/nilai/misi/visi yang sama dengan proyek yang sedang dijalankan dalam  Generation Gender.  

3. Setiap organisasi/kelompok/jaringan dapat mengirimkan EOI dan proposal yang  difokuskan pada salah satu proyek saja.  

4. Rutgers Indonesia akan melakukan penilaian dan verifikasi terhadap eligibilitas  dan akuntabilitas calon mitra yang mencakup dan tidak terbatas pada; kapasitas  dan kemampuan pengelolaan keuangan, bebas dari kecurangan dan kekerasan  seksual berbasis gender.  

5. Rutgers Indonesia mensyaratkan calon mitra taat terhadap standar etika yang  tinggi terhadap nilai-nilai yang diusung Rutgers Indonesia dan tidak terlibat dalam  korupsi, kecurangan, kolusi, penipuan dan praktek-praktek serupa lainnya. 

6. EOI harus menuliskan keterangan yang mencakup pada: i). misi dan visi  organisasi/kelompok/jaringan, ii). deskripsi singkat kegiatan/proyek saat ini yang  sedang dilakukan yang sesuai dengan salah satu track/proyek yang akan diajukan,  iii). outline pengalaman terkini, termasuk, iv). memberikan gambaran singkat  bagaimana strategi umum akan dilakukan untuk memenuhi tujuan dan hasil (lihat  rincian dalam masing-masing track proyek). Total keseluruhan tidak lebih dari 1000  kata.  

7. Rutgers Indonesia akan melakukan seleksi terhadap EoI dan memberitahukan  kepada calon mitra untuk meneruskan atau tidak meneruskan kepada tahap  penulisan proposal. Namun demikian, pemberitahuan terhadap penulisan  proposal tidak secara langsung menentukan persetujuan kemitraan. Rutgers  Indonesia akan melakukan seleksi berikutnya pada tahap proposal dan segera  memberitahukan hasil akhir kepada mitra terpilih.  

8. Pengiriman EoI dapat dikirimkan paling lambat pada tanggal 23 Januari 2022 Pukul 23.59 WIB dan ditujukan kepada email: recruitment@rutgers.id dengan menuliskan subyek email yaitu EoI_RFP_GenG2022_Nama organisasi/komunitas 

9. Selama proses penulisan EoI dan Proposal, Rutgers Indonesia akan membuka kesempatan untuk bertanya melalui email yang dapat ditujukan kepada: Nani Vindanita E. Project Officer Generation G di nani.vindanita@rutgers.id Pemutakhiran rangkuman tanya jawab ini dapat diakses di website Rutgers  Indonesia melalui link http://www.rutgers.id

10. Calon mitra dengan EoI terpilih akan mengikuti webinar satu hari terkait  penyusunan proposal lengkap yang akan diadakan pada minggu pertama bulan  Februari 2022. Rutgers Indonesia akan memberikan informasi mengenai  ketentuan teknis/outline penulisan/dan syarat administrasi lainnya hanya kepada  calon mitra yang memenuhi kriteria ke tahap penulisan proposal.  

Penilaian EoI akan berdasarkan kriteria sebagai berikut: 

– Pentingnya masalah atau tantangan yang ditangani. 

– Inovasi solusi yang diusulkan. 

– Kelayakan rencana implementasi. 

– Efektivitas biaya dan anggaran yang terdefinisi dengan baik.

3Webinar Penjelasan untuk Organisasi/Komunitas Orang Muda Proyek Generation G

Hasil seleksi expression of interest organisasi/komunitas orang akan diumumkan pada  31 Januari 2022. Organisasi/komunitas orang muda yang berhasil melalui tahapan  seleksi EoI akan mengikuti webinar penjelasan mitra organisasi/komunitas orang muda  proyek Generation G pada rentang waktu 1-4 Februari 2022 dengan tujuan agar proposal  yang dibuat sesuai dengan standard Rutgers Indonesia dan berfokus pada kebutuhan  yang diinginkan.  

4. Penyusunan Proposal dan Tahapan Seleksi

Organisasi/komunitas orang muda yang lolos seleksi dan dipanggil untuk membuat  proposal akan diberikan waktu 2 minggu (7-18 Februari 2022). Ketentuan mengenai proposal akan disampaikan saat webinar yang diadakan oleh Rutgers Indonesia.  

Wawancara Organisasi/Komunitas Orang Muda

Wawancara dengan calon mitra akan diselenggarakan pada periode akhir Februari (21- 25 Februari 2022).

Pengumuman Organisasi/Komunitas Orang Muda Terpilih

Nama-nama organisasi/komunitas orang muda yang terpilih akan diumumkan melalui  email dan laman web khusus Rutgers Indonesia pada tanggal 1 Maret 2022.

Pertemuan Koordinasi Organisasi/Komunitas Orang Muda Terpilih 

Setelah terpilihnya mitra, diperlukan pertemuan awal dalam hal koordinasi dan  perencanaan implementasi dari masing-masing proyek. Oleh sebab itu, pada tanggal 8- 11 Maret 2022, akan diadakan pertemuan koordinasi untuk membahas detail rencana  implementasi dan diskusi penggunaan budget lebih dalam. Rutgers Indonesia akan  mengirimkan undangan kepada organisasi/komunitas terpilih untuk pertemuan ini.

Revisi Rencana Kerja dan Budget

Mitra terpilih akan diberikan waktu selama satu minggu untuk melakukan revisi dan  penyesuaian dari hasil umpan balik dan komentar yang diberikan oleh Rutgers Indonesia  untuk rencana kerja atau work plan serta budget tahun 2022. Proses revisi ini akan  berlangsung pada tanggal 14-18 Maret 2022.

Penandatanganan Letter of Agreement (LoA)  

Calon mitra akan dikirimkan template laporan narasi dan keuangan, SOP, panduan terkait  pelaporan narasi dan keuangan, dan panduan komunikasi. Proses administrasi dan  penandatanganan LoA ini akan dilaksanakan pada minggu ke-4 bulan Maret 2022

Rutgers Indonesia adalah organisasi yang menegakkan kode etik untuk mencegah  kecurangan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penelusuran catatan  pelanggaran akan dilakukan secara hati-hati. 

Rutgers Indonesia memberikan kesempatan kerja yang sama tanpa membedakan jenis  kelamin, gender, orientasi seksual dan agama, serta memperhatikan hak perlindungan  anak.

Deskripsi Kebutuhan: Organisasi/Komunitas Organisasi/Komunitas Orang  Muda Proyek Generation Gender (Gen-G) untuk Pencegahan Kekerasan  Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) 

Dalam studi terakhir yang dilakukan UNFPA bersama Komnas Perempuan (Desember  2021) 2021) ditemukan bahwa “responden usia 15-30 tahun, di mana 91,6 % mengatakan  pernah mengalami, melihat, atau mendengar secara langsung setidaknya 1 bentuk  kekerasan seksual dan sebanyak 60,3 % pernah mengalami kekerasan seksual dan berani  menceritakan kepada orang yang mereka percaya, 47% melapor kepada pihak berwajib,  hingga 63,4% berani melawan pelaku. Namun sayangnya 37,3% memilih untuk bungkam.  Sehingga dukungan anak muda bagi para korban terutama mereka yang memilih  bungkam sangat diperlukan untuk melindungi para korban, mengingat 98,1 % responden  menganggap penting untuk kehadiran payung hukum yang komprehensif untuk  melindungi korban.”Temuan ini menguatkan temuan dari beragam studi lainnya.  Dokumentasi Catatan Akhir Tahun lembaga negara dan layanan, maupun pemberitaan  terkait dengan semakin banyaknya kasus-kasus KGBS pada kelompok usia anak hingga  lansia baik yang terjadi di ranah domestik (keluarga), lingkungan pendidikan (umum  maupun berbasis agama), komunitas, dan ranah digital. Prosentase korban perempuan  dilaporkan jauh lebih banyak dibandingkan dengan korban lainnya2

Dalam kacamata peristiwa KBGS, orang muda usia 15-30 adalah usia dimana perempuan, laki-laki, dan kelompok gender lain dapat menjadi korban, saksi, pelaku, dan bystander (melihat dan atau mengetahui tetapi tidak melakukan sesuatu). Dalam kacamata usaha  untuk mengakhiri KBGS, orang muda diharapkan menjadi individu dan kelompok yang  sadar dan aktif dalam turut serta mencegah, turut membangun sistem kehidupan yang  lebih aman dari kekerasan, serta turut menangani kasus-kasus yang ada. Harapan ini  sejalan dengan usaha pemerintah Indonesia, terutama yang terlihat melalui proyek unggulan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPPA) untuk mengakhiri  kekerasan terhadap perempuan dan anakdan lima isu prioritas pada periode kabinet  kerja 2019 – 20244.  

Proyek Gen-G ingin mendukung usaha-usaha untuk mencegah dan mengakhiri KBGS di  Indonesia. Untuk itu, Proyek Gen-G ingin mengundang komunitas-komunitas muda yang  selama ini telah turut bergerak dalam ragam usaha untuk mencegah dan mengakhiri  KBGS di Jabodetabek, di Provinsi Jawa Barat, dan di Kota Palu agar inisiatif-inisiatifnya  menjadi lebih kuat dan efektif dalam mencapai cita-cita perubahan baik dalam bentuk  literasi hak, advokasi perubahan kebijakan di level institusi maupun pemerintahan. Komunitas-komunitas muda ini dapat mengembangkan inisiatifnya seturut kekuatan  khas yang dimiliki oleh masing-masing organisasi/ komunitas. Strategi  pengorganisasian digital, strategi budaya, strategi pendidikan hak, strategi penguatan  komunitas pendukung korban/ penyintas adalah contoh dari beberapa strategi yang  dapat dikembangkan. Bersama dengan anggota koalisi Gen-G di Indonesia dan Global, komunitas muda ini dapat turut serta menguatkan kapasitasnya dan turut dalam gerakan  solidaritas transnasional untuk sistem kehidupan yang lebih setara gender dan bebas  dari kekerasan.  

Oleh karena itu, Rutgers Indonesia mengundang organisasi atau komunitas orang muda  untuk ikut secara aktif mendukung cita-cita terbangunnya sistem kehidupan yang lebih setara gender dan bebas dari kekerasan.

Informasi Pendanaan 

Durasi berjalannya proyek: 6 bulan maksimum 

Dana yang dapat diajukan: Rp.25,000,000,- – Rp.40,000,000,- 

Jumlah penerima dana: 9 organisasi/ komunitas yang berasal dari Jabodetabek, Jawa  Barat, dan di Kota Palu. 

Aktivitas-aktivitas yang dapat diusulkan mencakup, di antaranya: 

– Penyadaran/literasi hak untuk mencegah dan menangani KGBS melalui berbagai  macam pendekatan 

– Inisiatif aksi/upaya untuk mencegah, mendampingi, dan menghubungkan dengan  layanan dan unit terkait penanganan KBGS 

– Inisiatif aksi/upaya untuk advokasi perubahan kebijakan baik di level institusi  maupun pemerintahan (kota/ kabupaten, provinsi, dan nasional) 

Persyaratan 

● Organisasi atau komunitas orang muda berusia 16-30 tahun. 

● Memiliki pengalaman bekerja dalam isu kekerasan berbasis gender dan seksual  (KBGS). 

● Memiliki struktur pengelolaan organisasi/komunitas. 

● Kegiatan yang diajukan dapat berupa kampanye, edukasi dan penyebaran  informasi terkait KBGS. 

● Bekerja di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat atau Kota Palu. 

1https://komnasperempuan.go.id/kabar-perempuan-detail/disabilitas-bagian-dari-keragaman-yang-perlu perlindungan-dan-rasa-aman-sebagai-bentuk-upaya-kesetaraan-pemenuhan-hak-asasi-manusia-3-desember-2021

Lihat misalnya di Survey Nasional Pengalaman Hidup Perempuan 2016 (BPS, 2017), Survei Nasional Pengalaman  Hidup Anak dan Remaja 2018 (BPS, 2019), Laporan Situasi Hak Digital Indonesia 2020: Represi Digital di Tengah  Pandemi (SAFENet, 2021), Perempuan Dalam Himpitan Pandemi: Lonjakan Kekerasan Seksual, Kekerasan Siber,  Perkawinan Anak Dan Keterbatasan Penanganan Di Tengah Covid-19 (CATAHU Komnas Perempuan 2021), dan  Catatan Akhir Tahun LBH APIK Jakarta 2020 (LBH APIK Jakarta, 2020). 

3Proyek Three Ends KPPPA, yakni End Violence Against Women and Children (Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan  dan Anak); End Human Trafficking (Akhiri Perdagangan Manusia), dan End Barriers To Economic Justice (Akhiri  Kesenjangan Ekonomi terhadap perempuan).

https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2392/menteri-bintang-soroti-5-isu-prioritas-perempuan dan-anak dan https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/view/4 

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content