Ikut Terlibat
Svg Vector Icons : http://www.onlinewebfonts.com/icon
Ikut Terlibat

LOWONGAN: Tenaga Ahli Pengembangan Panduan dan Modul Pendidikan Seksualitas Komprehensif Berbasis Komunitas

Bagikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Latar belakang

Aliansi Satu Visi (ASV) merupakan jejaring 22 organisasi di Indonesia yang begerak di isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Di dalam Rencana Strategis 2017-2020, salah satu program prioritas ASV yaitu melakukan standardisasi panduan dan modul terkait program HKSR. Program Get Up Speak Out (GUSO) merupakan program yang diampu oleh ASV sejak 2016 hingga 2020. Penerima manfaat akhir program ini adalah remaja (10-24 tahun), khususnya remaja yang dimarginalisasi oleh sistem karena latar belakang  sosial ekonomi, identitas seksual dan gender, maupun situasi kesehatan mereka.

Oleh karena itu, semua area hasil pada program GUSO harus memberikan manfaat terbaik bagi remaja-remaja tersebut, termasuk untuk area hasil ketiga yang terkait pemberian informasi dan edukasi seksualitas yang komprehensif untuk remaja dilingkungan sekolah dan diluar sekolah/komunitas.

Menindaklanjuti program diatas, Aliansi Satu Visi akan mengembangkan  panduan dan modul pendidikan seksualitas yang komprehensif berbasis komunitas yang ditujukan khususnya untuk remaja luar sekolah, terkait kebutuhan tersebut Aliansi Satu Visi membuka posisi:

 

Konsultan ahli pengembangan panduan dan modul pendidikan seksualitas yang komprehensif berbasis komunitas

Panduan Pendidikan seksualitas yang komprehensif berbasis komunitas, pendekatan berbasis komunitas telah banyak dikembangkan dalam program-program promosi kesehatan, termasuk terkait Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi, karena pendekatan ini mampu mengatasi kompleksitas masalah dan situasi sosial, serta mampu memberikan layanan dan intervensi yang relevan dengan situasi masyarakat (Secor-Turner et al. 2010). Pendekatan ini berpotensi memberikan metode-metode yang efektif dalam menyampaikan pendidikan seksualitas yang komprehensif di lingkungan yang konservatif dimana isu-isu sensitif jarang dapat didiskusikan di sekolah (Cushman et al. 2014; Fisher et al. 2012).

Untuk pengembangan modul tersebut, berikut rencana kerja utama konsultan

  1. Desk review
  2. Pengembangan instrumen dan tools assesmen kebutuhan
  3. Pengambilan data di lapangan
  4. Pengembangan draf dan revisi panduan dan modul.
  5. Memfasilitasi serial meeting
  6. Fasilitasi pelatihan uji coba panduan dan modul
  7. Finalisasi panduan dan modul

 

Konsultan ahli yang kami butuhkan :

  1. Mempunyai pengalaman/rekam jejak mengembangkan modul pendidikan HKSR;
  2. Memiliki pemahaman dan perspektif berbasis hak asasi manusia terkait isu sosial dan komunitas, khususnya remaja di luar sekolah;
  3. Mempunyai pengalaman bekerja dengan komunitas, khususnya remaja di luar sekolah;
  4. Memiliki pemahaman dan perspektif berbasis hak asasi manusia terkait isu HKSR serta kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS);
  5. Pendidikan tingkat master ilmu keguruan/kesehatan masyarakat/bidang sosial lain yang relevan terkait isu kesehatan, HKSR, dan gender dengan pengalaman lapangan minimal 3 tahun;
  6. Memiliki kemampuan interpersonal yang baik dan mampu bekerja dalam tim dengan sangat baik;
  7. Mampu memfasilitasi pertemuan dan workshop serta uji coba panduan dan modul.

Maaf, Lowongan ini Sudah Ditutup

Dapatkan Info Terbaru Seputar Kesempatan Bekerja di Rutgers Indonesia !

Berlangganan Nawala Rutgers Indonesia

Rutgers WPF Indonesia

Rutgers Indonesia merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

© 2022 Rutgers Indonesia | Syarat & Ketentuan | Kebijakan Privasi

Keranjang
  • Tidak ada produk di keranjang.